Kamis, 22 November 2012

Being SUCCESS !


Jadi sukses sudah pasti harapan setiap orang tapi menjadi sukses hanya menjadi milik mereka yang mau berusaha,berusaha mensejahterakan diri sendiri dan orang lain..jalan menuju sukses seseorang juga beda-beda oleh karena itu sangat tidak di anjurkan menjadi pengikut :)untuk menuju sukses saya pilih jalan entrepreneur,bukan hanya entrepreneur tapi juga socialpreneur ^^ dan alhamdulillah jalan yang saya pilih makin terbuka lebar ketika saya bertemu temen-temen di Indonesian Young Socialpreneur (IYS Club).apa itu IYS Club ? IYS club adalah wadah bagi anak muda yang memiliki passion di bidang entrepreneur dan socialpreneur.tidak ada batasan pria atau wanita untuk bergabung dengan IYS Club selama memiliki tujuan yang sama "ayooo kita jalan"alhamdulillah sekarang IYS Club sudah memiliki anggota yang tersebar di hampir seluruh indonesia,salah satu nya Yogyakarta...dan......alhamdulillaah (lagi) saya di berikan kesempatan untuk menjadi ketua untuk wilayah Yogyakarta,ehmmm :)selain bergerak di bidang socialpreneur IYS Club juga memberikan kesempatan untuk mempelajari ilmu syari'ah entrepreur,saya sendiri sangat sangat tertarik dengan syari'ah entrepreneur kenapa saya tertarik dgn entrepreneur berbasis syari'ah karena saya sendiri sudah merasakan perbedaan menjalankan bisnis tanpa atau dengan syari'ah :)klo boleh saya mau cerita dikit,semoga ga bosen baca nya..dulu saya pernah menjalankan bisnis tas-tas handmade yang saya desain sendiri kemudian saya pasarkan lewat facebook laba yang saya dapatkan sangat lebih untuk sekedar di bilang cukup karena saat itu saya mampu membeli apapun HP yang saya inginkam tanpa minta bantuan orang tua..tapi seiring berjalannya bisnis saya merasa ada yang salah dari sistem yang saya jalankan karena walaupun laba nya sangat lumayan tapi saya tidak pernah melihat bukti nyata berbentuk sejumlah uang di rekening saya padahal saya ngerasa gak ada pengeluaran yang sangat besar,kemudian saya cerita sama orang tua pertama ke mama dulu dan mama nyaranin untuk coba di cacat secara lengkap,detail setia pengeluaran dan pemasukan,saya lakukan itu tapi tetap masih ada yg janggal di hati saya,kemudian cerita lagi ke bapak saya...kata bapak bilang coba pisahkan antara uang bisnis dan uang pribadi,saya coba dan berhasil tapi tetep ada yang kurang dr bisnis saya..akhir nya lebaran tahun 2010 saya pulang ke kalimantan-barat saya ceritakan semua perasaan yang saya rasa mengganjal fikiran saya ke mama & bapak saya lalu kedua nya bilang "udah pernah shadaqoh?" jreeeeenggggg !! saya langsung ngerasa tertampar di hati pas di tanya gitu karena jujur selama bisnis tas handmade itu saya sama sekali tidak ada "berbagi" (maluu :( ) setelah itu saya putuskan buat ambil 75% uang yang ada di tabungan saya dan saya titipkan bapak buat di berikan ke yang membutuhkan dan saya sisihkan paling banyak untuk tante saya yg hampir seumuran saya tapi dia udah yatim-piatu dari kelas 1 smp,karena saya ingat mensejahterakan anak yatim-piatu besar pahala nya dan saya berharap itu bisa buat nebus kesalahan atas lupa nya saya bershadaqoh dan alhamdulillah sekarang tante saya itu sudah berkuliah di PGSD (pendidikan guru sekolah dasar).setelah itu sekembali nya saya ke jogja sisa 25% yang dari tabungan saya yang sebelum nya saya belikan bahan-bahan scarft karena saya putuskan saya mau mulai bisnis yang baru dengan semangat dan tujuan baru juga..dan alhamdulillaahh scarft2 saya yang saya beri nama T'vny Stuff  bisa di terima oleh hijabers-hijabers seluruh indonesia karena saya memasarkan via online dan menjadikan public figure sebagai sarana promosi dan saya juga menerapkan beberapa prinsip syri'ah di bisnis scarft saya dan itu sangat,sangat,sangat memberikan ketenangan walaupun laba yang saya dapatkan tidak sebesar bisnis tas handmade saya tapi saya sendiri bangga karena saya bisa melihat bukti nyata pemasukan saya setiap bulan nya,setelah 2tahun menjalankan saya merasa ada yang hebat dari bisnis berbasis syari'ah inindan saya ingin memepelajari dengan mendalam lagi karena saya tau apa yang saya terapkan di bisnis saya sekarang belum sempurna bahkan jauuuuh dari sempurna :)terimakasiiih atas ketersediaan kalian membaca cerita sayaa :)
MuchLove
@putrivany